Posted by: rateeh | December 18, 2007

manajemen proyek sistem informasi ke-4

Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS)

SEQIP telah mengembangkan serangkaian prosedur dan kegiatan yang terbukti berhasil meningkatkan kualitas pelajaran IPA di sekolah dasar. Agar kemajuan yang telahdicapai dapat berlanjut dalam jangka panjang dan untuk menjaga kualitas program, maka Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten dan kotamadya harus dilibatkan dalam proyek.

Untuk mencapai target ini, serangkaian prosedur administrasi yang disebut Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (Education Management Information System – EMIS) dikembangkan untuk staf dan pegawai di kantor dinas pendidikan kabupaten/kotamadya. EMIS dapat digunakan untuk menilai kinerja para guru dan siswa di dalam kelas dan, jika diperlukan, untuk mengambil langkah perbaikan yang tepat.

Tujuan EMIS adalah:
Mengumpulkan data melalui sarana yang tepat
Pengolahan data
Menganalisis data dengan menggunakan prosedur yang tepat seperti statistik
Menghasilkan interpretasi atas data
Menarik kesimpulan yang tepat
Memberikan informasi yang penting kepada pengambil keputusan melalui prasarana yang tepat

Prosedur pelatihan yang sesuai dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas yang diperlukan untuk seluruh pihak (stakeholder) terkait. Pelatihan ini meliputi antara lain desain soal-soal ulangan yang sejalan dengan tujuan proyek, pengolahan data secara elektronis, pengolahan data menggunakan kalkulator, menganalisis dan menilai hasil, menulis laporan dan mempresentasikan temuan-temuan.

Sejauh ini hasil-hasil yang dicapai sangat menggembirakan dan diharapkan EMIS akan terintegrasi dalam aktivitas rutin di tingkat kabupaten/kotamadya.

http://www.seqip.or.id

Posted by: rateeh | December 18, 2007

manajemen proyek sistem informasi ke-5

Konsep Manajemen Proyek

Manajemen proyek sistem informasi ditekankan pada tiga faktor, yaitu : manusia,

masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi faktor manusia sangat berperan

penting dalam suksesnya manajemen proyek. Pentingnya faktor manusia dinyatakan

dalam model kematangan kemampuan manajement manusia (

a people management

capability maturity model

/ PM-CMM) yang berfungsi untuk meningkatkan kesiapan

organisasi perangkat lunak (sistem informasi) dalam menyelesaikan masalah dengan

melakukan kegiatan menerima, memilih, kinerja manajemen, pelatihan, kompensasi,

pengembangan karier, organisasi dan rancangan kerja serta pengembangan tim.

3.1.1. Dasar-Dasar Organisasional

Organisasi adalah sistem yang saling mempengaruhi dan salaing bekerja sama

antara orang yang satu dengan orang yang lain dalam suatu kelompok untuk mencapai

suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama. Organisasi merupakan sistem

maka terdiri dari beberapa elemen yaitu :

1. orang, dalam organisasi harus ada sekelompok orang yang bekerja dan salah

satunya ada yang memimpin organisasi tersebut.

2. tujuan, dalam organisasi harus ada tujuan yang harus dicapai, baik dalam jangka

pendek maupun jangka panjang.

3. posisi, setiap orang yang ada dalam suatu organisasi akan menempati posisi atau

kedudukannya masing-masing.

4. pekerjaan, setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut mempunyai pekerjaan

(job) masing-masing sesuai dengan posisinya.

5. teknologi, untuk mencapai tujuan organisasi membutuhkan teknologi untuk

membantu dalam pengolahan data menjadi suatu informasi.

6. struktur, struktur organisasi merupakan pola yang mengatur pelaksanaan pekerjaan

dan hubungan kerja sama antar setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut.

7. lingkungan luar, merupakan elemen yang sangat penting dan akan mempengaruhi

keberhasilan suatu organisasi, misalnya adanya kebijakan pemerintah tentang

organisasi.

Prinsip-prinsip organisasi adalah nilai-nilai yang digunakan sebagai landasan kerja

bagi setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut untuk mencapai keberhasilan

tujuan yang telah disepakati. Prinsip-prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :

1. tujuan organisasi yang jelas

2. tugas yang dilakukan harus jelas

3. pembagian tugas yang adil

4. penempatan posisi yang tepat

5. adanya koordinasi dan integrasi

Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan pembuat keputusan

manajemen yaitu : manajemen tingkat bawah (operasional), manajemen tingkat

menengah (perencanaan dan kontrol manajerial) dan manajemen tingkat atas

(strategik). Setiap level memiliki tanggung jawabnya sendiri-sendiri dan semuanya

bekerja sama dalam mencapai tujuan dan sasaran.

1. Manajemen tingkat bawah (operasional)

- Manajer operasional membuat keputusan berdasarkan aturan-aturan yang telah

ditetapkan sebelumnya dan menghasilkan hal-hal yang dapat diprediksikan bila

diterapkan dengan benar.

- Manajer operasi adalah pembuat keputusan yang pekerjaannya lebih jelas

sehingga dapat mempengaruhi implementasi dalam jadwal kerja, kontrol

inventaris, penerimaan, dan pengontrolan proses-proses seperti produksi.

- Manajer operasi membutuhkan informasi internal yang repetitif, dan sangat

tergantung pada informasi yang memuat tentang kinerja terbaru dan merupakan

pengguna

on-line

terbesar, sumberdaya-sumberdaya informasi

real-time

2. Manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol manajerial)

- Manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka pendek dan

mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya bisa

dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional, dan

meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang untuk

meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat membahayakan

produktivitas.

- Manajer tingkat menengah sangat tergantung pada informasi internal dan

membutuhkan sangat besar informasi

real- time

agar dapat melakukan

pengontrolan dengan tepat dan informasi terbaru atas kinerja yang diukur sesuai

standar.

3. Manajemen tingkat atas (strategik)

- Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan membimbing

manajer operasional dan manajer tingkat menengah.

- Manajer strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang sangat tidak

pasti. Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas kesehariannya

adalah pengarahan dan perencanaan.

- Informasi yang strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan organisasi

menjalankan tugas dan tujuan organisasi.

- Membutuhkan informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan perubahan-

perubahan yang terjadi dengan cepat) dan informasi eksternal (untuk mengetahui

peraturan pemerintah,kebijakan perekonomian, kondisi pasar dan strategi

perusahaan-perusahaan pesaing)
http//ticketbox.detik.com

Posted by: rateeh | December 18, 2007

operating sistem ke-1

gOS – Google Operating System kah?

Memang sistem operasi ini lebih diarahkan ke web application. Secara default sistem operasi ini menyertakan launcher ke web – web ternama (dan kebanyakan Google) : GMail, YouTube, Google, Google Docs, Orkut, Wikipedia, dll. Tetapi ini memang bukan Google Operating System, yang konon misterius tersebut.

gOS adalah sistem operasi berbasis Ubuntu Linux 7.10 Gutsy Gibbon. Perbedaannya sama seperti Linux Mint, hanya pada pemaketan software – softwarenya. Sayang, sampe tulisan ini dibuat, situs gOS masih belum beres. Tapi anda sudah bisa mendownload file .iso nya gOS di webnya.

http://okto.silaban.net

Posted by: rateeh | December 18, 2007

operating sistem ke-2

Red Hat Linux: Sistem Operasi “Paling Aman”

Red Hat Linux baru-baru ini memperoleh tingkatan baru dari sertifikasi keamananan yang akan membuatnya menjadi perangkat lunak yang layak dipertimbangkan untuk digunakan pada level pemerintahan.

Minggu lalu IBM telah memperoleh sertifikasi EAL4 Augmented with ALC_FLR.3 untuk sistem operasi Red Hat Enterprise Linux. Sertifikasi yang diperoleh Red Hat itu menjadikannya setara dengan produk Sun Microsystem: Trusted Solaris Operating System, ungkap Dan Frye, wakil presiden dari unit open system IBM.

“Ini adalah tingkatan tertinggi dari fungsi keamanan yang semua orang miliki”, tegas Frye. “Kami telah menghadirkan fungsi Labeled Security Protection Profile (LSPP) dalam Red Hat Enterprise Linux 5 dan kami telah mensertifikasinya pada tingkatan EAL4 sebagai jaminan”

Rating ini diberikan oleh organisasi yang dibiayai pemerintah Amerika Serikat: National Information Assurance Partnership (NIAP) Common Criteria Evaluation and Validation Scheme for IT Security Program, yang mengevaluasi sisi keamanan dari perangkat lunak komersial.

Red Hat Linux menerima sertifikasi EAL4 Augmented with ALC_FLR.3 ini untuk penggunaan pada komputer mainframe IBM, System x, System p5 dan eServer.

Sertifikasi tingkat keamanan ini biasanya tidak dibutuhkan pada kontrak dengan perusahaan biasa, namun menjadi mutlak diperlukan sebagai syarat untuk dapat dipakai di badan pemerintahan seperti misalnya Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan Agen Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), ujar Frye.

Linux sebelumnya telah mendapatkan sertifikat pada level EAL4, namun ini adalah kali pertamanya sistem operasi tersebut menerima sertifikasi Labeled Security Protection Profile (LSPP), yang berkaitan dengan fitur akses pengaturan.

Para pengembang sebelumnya Linux telah bekerja untuk menambahkan fitur akses pengontrolan “SE Linux” dalam sistem operasinya. SE Linux disertakan sebagai bagian dari Red Hat Enterprise Linux 5, dan kini telah mendapatkan sertifikasi untuk penggunakan pada pemerintahan, ucap Frye.

Di bagian lain LSPP Red Hat Linux juga telah mendapat sertifikasi Role Based Access Control Protection (RBAC), dan itu juga perlu dipertimbangkan, tegas Red Hat.

Menurut Fryle, sertifikasi ini adalah “Berita besar bagi Industri Linux” karena hal ini menunjukkan bahwa perangkat lunak open-source dapat digunakan untuk menjalankan tugas-tugas komputerisasi yang sensitif. “Jika ada orang yang ragu bahwa sistem operasi open source dapat melakukannya, kami telah buktikan bahwa (keraguan) mereka itu salah”.

http://majalah-linux.baliwae.com

Posted by: rateeh | December 18, 2007

operating sistem ke-3

Sistem operasi


Pendahuluan

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS
Layanan inti umum

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.

Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.
Sistem Operasi saat ini

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
Keluarga Microsoft Windows – yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).
Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
Proses

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).
Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:
Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

Posted by: rateeh | December 18, 2007

operating sistem ke-4

Apple Computer


Dalam dunia komputer desktop, selain komputer berbasiskan arsitektur IBM-PC dengan operating system Microsoft Windows, OS/2, dan berbagai varian distro linux, terdapat juga jenis lainnya, yaitu Apple. Bedanya komputer desktop ini menggunakan basis arsitektur yang dikembangkan oleh perusahaan Apple sendiri termasuk operating system-nya.

Apple komputer adalah satu-satunya perusahaan yang masih berdiri sejak awal komputer rumahan pertama kali muncul pada tahun 70-an. Sampai saat ini, Apple masih tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan, terutama menghadapi dominasi Microsoft dalam bidang pengembangan dan pendistribusian operating system.

Dimulai Dari Apple-1

Komputer Apple dimulai dengan pengembangan komputer 6502 oleh Steve Wozniak yang dikenal dengan nama Apple-1. Komputer ini pertama kali diperkenalkan pada ajang Homebrew Computer Club di Palo Alto pada bulan April 1976. Pada bulan berikutnya, komputer ini mulai dipasarkan, tetapi hanya dalam bentuk casing CPU-nya saja, sehingga memerlukan alat tambahan seperti power supply, monitor, dan keyboard untuk menjalankannya. Pada konferensi microcomputer dengan nama PC’76 yang diadakan pada bulan Agustus 1976, Steve Wozniak dan Steve Jobs mendemonstrasikan Apple-1 dengan secondary storage terbarunya yang masih dalam bentuk kaset. Walaupun pada malam hari sebelum konferensi dimulai, Wozniak baru menyelesaikan interpreter Apple BASIC untuk Apple-1 di hotel tempatnya menginap. Pada konferensi tersebut, Apple-1 adalah satu-satunya komputer yang berbasis 6502. Di sisi lain, karena bentuknya yang kecil, dukungan penuh terhadap bahasa BASIC, dan interface secondary storage yang cepat, berhasil menyedot perhatian yang besar dari peserta konferensi. Di bulan yang sama, Wozniak juga menyelesaikan prototype untuk komputer Apple II. Pada Apple II, dimulai pengembangan aplikasi dan game yang diterapkan oleh Chris Espinosa. Kemudian pada tahun 1977, Apple Computer memperkenalkan komputer ini di West Coast Computer Fair yang pertama. Komputer ini sudah mengalami banyak perkembangan mencakup keyboard, interface grafis berwarna dan CIU (Central Interpretation Unit) 6502. Pada Apple II juga sudah tersedia ROM 16 KB yang berisi Apple BASIC, dan RAM yang dapat diperluas sampai 64 KB. Untuk memory sekunder, komputer ini sudah dapat menggunakan tape drive dan floppy drive. Pada tahun yang sama BASIC versi 6502 yang dibeli dari Microsoft, yaiut Applesoft I dirilis dalam bentuk kaset. Perkembangan-perkembangan selanjutnya dari komputer Apple ditandai dengan peluncuran bentuk-bentuk lain dari komputer Apple II. Dimulai dari komputer Apple II plus tahun 1979, Apple Iie tahun 1983, dan Apple IIc tahun 1984. Perkembangan Apple II dan Apple III dapat dikatakan beriringan, terbukti dari keluarnya Apple III pada tahun 1980 tetapi Apple masih mengeluarkan Apple IIe pada tahun 1983.

Cikal Bakal Apple dengan GUI.

Pada tahun 1983, diluncurkan komputer Apple Lisa sebagai komputer yang pertama kali menggunakan GUI (Graphical User Interface). Tampilan GUI itu mencakup tampilan jendela, folder, menu pulldown, tombol klik, scroll bar, icon dan pointer mouse. Selain itu, fitur inovatif lainnya juga diimplementasikan seperti kemampuan copy dan paste, multiple tasking, dan sistem file yang hirarkis. Tetapi, dengan kegagalan pengembangan komputer Apple Lisa selanjutnya di pasaran, perusahaan Apple mengalihkan perhatian kepada komputer Apple MacIntosh yang berhasil meraih kesuksesan besar. Perkembangan komputer Apple MacIntosh dimulai dengan Apple berbasis Lisa 2. pada tahun 1985 komputer ini diubah namanya menjadi Apple MacIntosh XL atau disingkat MacXL. Hingga tahun 1993, perusahaan ini masih menggunakan nama MacIntosh untuk berbagai komputer desktop yang diluncurkan ke pasaran dengan basis arsitektur Apple Lisa 2 tersebut. Pada tahun 1991, Apple Computer, IBM, dan Motorola mengumumkan kerja sama untuk mendesain, processor baru untuk komputer Apple yang dikenal dengan nama PowerPC. Sejak saat itu, penamaan komputer Apple berubah menjadi PowerMac. Kemudian dilanjutkan dengan Apple PC di tahun 1995, G3 Mac tahun 1997, iMac tahun 1998, G4 Mac tahun 1999, dan yang terakhir PowerMac dengan basis CPU di tahun 2005 adalah G5 Mac. Kabar terakhir perkembangan komputer Apple adalah rencananya untuk berpindah dari processor PowerPC ke processor Intel yang akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga tahun 2007.
Sumber: Tabloid PC Mild Rubrik Retro Edisi 16/2005 tanggal 18 Juli 2005

http://www.bpkp.go.id

Posted by: rateeh | December 18, 2007

operating sistem ke-5

Ubuntu Like OS-X

Di milis akhir2 ini banyak postingan bagaimana cara membuat ubuntu desktop jadi agak2 mirip ama MacOS, walaupun agak maksa sedikit . Klo di windows ada cukup banyak 3rd party yang bisa kayak gini dgn itungan detik/menit. Tapi klo di ubuntu gimana ya..?? Waktu di Breezy saya coba iseng2 nyari cara gimana biar style Mac-OS bisa di Breezy, tp ternyata gak puas2 banget, mending pake Gnomenya ubuntu udah cukup.

Kebetulan untuk Dapper ada blog yang ngebahas ini dan cukup detail, coba rekan2 yang membutuhkan bisa lihat link berikut :

http://users.utu.fi/ljtaim/ubuntuosx.php

Windows Vista, Hadirnya Sistem Operasi yang Paling Dinanti
Wednesday, 18 April 2007

Setelah sekian lama dinanti-nanti, akhirnya Windows Vista untuk para pengguna retail (end user) secara resmi diluncurkan di Indonesia. Selain sistem operasi Windows Vista, diluncurkan juga Microsoft Office 2007 dan Exchange Server 2007.
Sebelumnya, pada akhir bulan Januari lalu, produk paling signifikan dalam sejarah Microsoft, yakni sistem operasi Windows Vista, Microsoft Office 2007, dan Exchange Server 2007 telahdiluncurkan untuk konsumen di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dengan bertemakan Ready for a New Day, peluncuran produk-produk andalan Microsoft ini dilangsungkan secara besar-besaran di Jakarta Convention Centre. “Kami merancang Windows Vista dan Sistem Office 2007 sebagai fasilitator bagi para mitra kami, dan merealisasikan generasi baru komputasi, dari semua inovasi baru pada devices dan piranti lunak yang menawarkan grafis lebih baik, konektivitas, dan komunikasi yang lebih lancar dan meningkatkan produktivitas, serta pengalaman yang lebih menyenangkan”, jelas Ari Kun Widodo, Wakil Presiden Direktur PT. Microsoft Indonesia di sela-sela peluncuran Microsoft General Availability Launch di JCC, 11 April 2007 lalu.

“Sebagai juru bicara peresmian Windows Vista, Herbert Ang, GM Acer Indonesia, Elisa Lumbantoruan, Presdir Hewlett Packard Indonesia, Subra Shankar, Managing Director South APAC, Intel, Ari Kun Widodo, Wakil Presdir Microsoft Indonensia, dan Nurul Arifin, artis sinetron.

“Sebagai juru bicara peresmian Windows Vista, Herbert Ang, GM Acer Indonesia, Elisa Lumbantoruan, Presdir Hewlett Packard Indonesia, Subra Shankar, Managing Director South APAC, Intel, Ari Kun Widodo, Wakil Presdir Microsoft Indonensia, dan Nurul Arifin, artis sinetron.”

Dilihat dari penampilannya, Windows Vista dan Microsoft Office 2007 telah mengalami peningkatan yang luar biasa pada sisi grafisnya. Hal ini terlihat dari tampilan antar mukanya yang membuat desktop menjadi lebih enak dipandang sekaligus lebih mudah dipergunakan.

Feature-feature andalan yang ditawarkan Windows Vista diantaranya Parental Control, feature yang mampu mengatur aktifitas berselancar bagi anggota keluarga; Windows Defender, yang mampu melindungi pengguna dari spyware dan website yang mencurigakan dari aktifitas pencurian informasi; dan Document Inspector, yang mampu membersihkan informasi personal, komentar, dan teks tersembunyi pada sebuah dokumen; dan masih banyak feature andal lainnya.

Selain itu, Exchange Server 2007 juga memungkinkan penggunanya selalu terkoneksi dengan keluarga atau rekan kerja dengan menggunakan e-mail Outlook yang dapat diakses melalui telepon atau yang dikenal juga dengan Outlook Voice Access (OVA).

Pada kesempatan yang sama, Microsoft juga mengundang Nurul Arifin, artis sinetron yang sudah mencoba Windows Vista. Karena pekerjaannya yang menuntut lebih sering di luar rumah, ia merasa was-was saat anak-anaknya menggunakan komputer untuk surfing di Internet. Dengan feature Parental Control yang mudah digunakan, kini Nurul merasa tenang dan terbantu sekali untuk membatasi website-website mana saja yang bisa diakses oleh anak-anaknya.

Selain Nurul Arifin, Microsoft juga sudah memberikan kesempatan pada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia untuk mencoba Windows Vista, Microsoft Office 2007, dan Exchange Server 2007. Perusahaan tersebut diantaranya Pertamina, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Telkomsel, dan masih banyak perusahaan lainnya.

Di lihat dari perkembangan penjulan di bulan pertama yang sudah melebihi angka 20 juta, Vista lebih cepat dikenal dari pada sistem operasi sebelumnya, XP. Sebab, angka tersebut berlipat lebih dari dua fase perkenalan produk Windows XP.
Dengan peluncuran Windows Vista, Microsoft Office 2007, dan Exchange Server 2007, Microsoft berharap semua pengguna produk lamanya akan beralih ke sistem operasi yang baru.

http://www.chip.co.id/events-exhibitions

Posted by: rateeh | December 18, 2007

E-bussiness ke-2

What is E-Commerce and E-Business ?

Saat ini dunia perdagangngan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangngan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan instan sesuai dengan permintaan konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka kini muncul transaksi yang menggunakan media Internet untuk menghubungkan antara produsen dan konsumen. Transaksi melalui Internet ini lebih dikenal dengan nama E-Commerece dan E-Business.

Secara umum E-commerce dapat diartikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulan: “e-commerce is a part of e-business”.

E-Business

: merupakan kegiatan bernisnis di Internet yang tidak saja pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (bail individual maupun instansi).

Dampak negatif E-Commerce dan E-Business :

1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.

2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.

3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.

4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.

5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.

6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja , ketidakjujuran , praktek bisnis yang tidak benar , kesalahan faktor manusia , kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

Security Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan E-Bussines : Kriptografi Public Key : merupakan sistem asimetris (tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data. Public key disebarkan ke seluruh dunia sementara private key tetap disimpan. Siapapun yang memiliki public key tersebut dapat mengenkripsi informasi yang hanya dapat dibaca oleh seseorang yang memiliki private key walaupun anda belum pernah mengenal bahkan tidak tahu sama sekali siapa yang memiliki public key tersebut. Contoh : Elgamal , RSA , DSA. Keuntungan : memberikan jaminan keamanan kepada siapa saja yang melakukan pertukaran informasi meskipun diantara mereka tidak ada persetujuan mengenai keamanan data terlebih dahulu maupun saling tidak mengenal satu sama lain.

http://students.ukdw.ac.id

Posted by: rateeh | December 18, 2007

E-bussiness ke-3

E-business Dan Dunia Maya

Fenomena eBusiness tidak dapat disangkal telah menjadi trend yang mewarnai aktivitas bisnis di negara-negara maju maupun berkembang. Konsep baru yang berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan berbagai paradigma bisnis baru ini dianggap sebagai kunci sukses perusahaan-perusahaan di era informasi dan di masa-masa mendatang. Secara ringkas, Mohan Sawhney mendefinisikan eBusiness sebagai:

“The use of electronic networks and associated technologies to enable, improve, enhance, transform, or invent a business process or business system to create superior value for current or potential customers”.

Secara prinsip definisi tersebut jelas memperlihatkan bagaimana teknologi elektronik dan digital berfungsi sebagai medium tercapainya proses dan sistem bisnis (pertukaran barang atau jasa) yang jauh lebih baik dibandingkan dengan cara-cara konvensional, terutama dilihat dari manfaat yang dapat dirasakan oleh mereka yang berkepentingan (stakeholders).

Seperti halnya pepatah yang mengatakan “banyak jalan menuju Roma”, eBusiness merupakan salah satu jalan yang dimaksud untuk menuju kepada “the creation of wealth” bagi sebuah perusahaan (harap diperhatikan bahwa eBusiness bukanlah merupakan tujuan, atau “Roma” yang dimaksud dalam pepatah terkait). Dengan kata lain, cakupan atau spektrum eBusiness dapat sangat luas wilayahnya tergantung dari masin-masing orang melihat definisi dari kata “bisnis” itu sendiri. Untuk dapat menangkap dimensi ruang lingkup pengertian eBusiness, cara yang kerap dipakai adalah dengan menggunakan prinsip 4W (What, Who, Where, dan Why).

Mohan Sawhney et.al., 2001

Dimensi WHAT
Banyak orang mempertukarkan istilah eBusiness dengan eCommerce. Secara prinsip, pengertian eBusiness jauh lebih luas dibandingkan dengan eCommerce; bahkan secara filosofis, eCommerce merupakan bagian dari eBusiness. Jika eCommerce hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/digital, eBusiness memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk di dalamnya aktivitas relasi antara dua entiti perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan pelanggannya, kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain sebagainya. Adanya internet telah memungkinkan perusahaan untuk menjalin komunikasi langsung maupun tidak langsung dengan berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar entiti (pelanggan, mitra, pesaing, pemerintah, dsb.) yang ada di dunia maya; karena sifat komunikasi tersebut merupakan bagian dari sebuah sistem bisnis, maka dapat dimengerti luasnya pengertian dari eBusiness.

Dimensi WHO
Siapa saja yang terlibat di dalam eBusiness? Seperti yang tersirat dalam definisinya, semua pihak atau entiti yang melakukan interaksi dalam sebuah sistem bisnis atau serangkaian proses bisnis (business process) merupakan pihak-pihak yang berkepentingan dalam ruang lingkup eBusiness. Paling tidak ada tujuh (A sampai G) klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam mengilustrasikan eBusiness, masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device, Employee, Family, dan Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe eCommerce B-to-C yang merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah perusahaan dengan para pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang menghubungkan dua buah negara untuk permasalahan eksport dan import; atau D-to-D yang menghubungkan antara dua peralatan canggih teknologi informasi seperti antara PDA dengan Handphone; atau B-to-F yang menghubungkan sebuah perusahaan penjual barang- barang kebutuhan rumah tangga dengan berbagai keluarga; dan lain sebagainya.

Dimensi WHERE
Tidak sedikit awam yang mempertanyakan dimana sebenarnya kegiatan bisnis dapat dilakukan dalam eBusiness. Jawabannya sangat singkat dan mudah, yaitu dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki fasilitas elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda dengan bisnis konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di sekitar perusahaan yang bersangkutan, maka di dalam eBusiness, interaksi dapat dilakukan melalui berbagai kanal akses. Di rumah, seorang Ibu dapat menggunakan telepon atau webTV untuk berkomunikasi dengan perusahaan penjual produk atau jasa; di kantor, seorang karyawan dapat menggunakan perlengkapan komputer atau fax; di mobil, seorang mahasiswa dapat menggunakan handphone atau PDA-nya; di lokasi keramaian seperti mall, toko-toko, atau pasar, masyarakat dapat memanfaatkan ATM, Warnet, atau Kios-Kios Telekomunikasi (Wartel) untuk melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, istilah dimana saja untuk melakukan hubungan dengan siapa saja bukanlah sekedar semboyan yang muluk, tetapi telah menjadi kenyataan di dalam implementasi eBusiness.

Dimensi WHY
Pertanyaan terakhir yang kerap menghantui para pelaku bisnis tradisional adalah mengapa para praktisi bisnis di seluruh dunia sepakat untuk mengimplementasikan eBusiness sesegera mungkin sebagai model bisnis di masa mendatang. Penerapan konsep eBusiness secara efektif tidak saja menguntungkan perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat (cost cutting), tetapi justru memberikan kesempatan perusahaan untuk meningkatkan level pendapatannya (revenue generation) secara langsung maupun tidak langsung. Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan kepada masyarakat. Disamping itu, terbukti telah banyak perusahaan yang melakukan transformasi bisnis (perubahan bisnis inti) setelah melihat besarnya peluang bisnis baru di dalam menerapkan konsep eBusiness. Yang tidak kalah menariknya adalah, bahwa dengan menerapkan konsep jejaring (internetworking), sebuah perusahaan berskala kecil dan menengah dapat dengan mudah bekerja sama dengan perusahaan raksasa untuk menawarkan berbagai produk dan jasa kepada pelanggan. Dan tidak jarang pula teradapat sebuah perusahaan berskala kecil (dilihat dari jumlah karyawannya) yang pendapatannya dapat melebihi perusahaan menengah maupun besar karena strategi efektif mereka dalam menerapkan eBusiness.

Jika teknologi elektronik dan digital sudah diketemukan beberapa puluh tahun yang lalu, mengapa baru “booming” belakangan ini? Jawabannya adalah karena baru setelah tahun 1990-an inilah teknologi internet berkembang dengan pesatnya.

Secara “tidak terduga”, jaringan internet yang tadinya hanya diperuntukkan bagi lembaga- lembaga penelitian semacam perguruan tinggi ternyata berkembang dan meluas penggunaannya di kalangan bisnis dan masyarakat. Akibatnya adalah terhubungkannya beratus-ratus juta manusia (dan terus bertambah) ke dalam sebuah arena jaringan yang sering dinamakan sebagai dunia maya (virtual world) tersebut. Dikatakan sebagai dunia maya karena arena ini tidak dapat dijamah atau diraih secara fisik karena terbentuk dari koneksi hubungan digital antar berbagai teknologi informasi (komputer dan telekomuniasi). Disamping itu, dunia maya tidak memiliki batas-batas geografis (borderless) seperti halnya planet bumi yang terbagi atas beberapa negara.

http://artikelekoindrajit.blogster.com/e-business_dan_dunia_maya.html

Posted by: rateeh | December 18, 2007

E-bussiness ke-4

e-Business (i-Xchange)


DESKRIPSI

Implementasi aplikasi e-business pada umumnya bertujuan untuk mengefisienkan serta mempercepat suatu proses. I- Xchange merupakan bisnis kolaborasi yang menghubungkan satu perusahaan ke perusahaan lain melalui mata rantai informasi. Melalui aplikasi ini setiap perusahaan dapat me- maintained portalnya dan mengirimkan berbagai informasi secara cepat dan tepat sehingga dapat mempercepat suatu proses dalam pengambilan keputusan, misalnya seperti laporan keuangan perusahaan yang dibuat setiap bulan, triwulan maupun tahunan, dan lain-lain. i-Xchange merupakan layanan yang menyediakan solusi aplikasi kolaborasi bisnis yang meliputi entreprise reporting, Portal, Analytical Application dan Messaging.

FITUR

1. i-Telex
2. i-Xchange messaging
3. i-Xchange solution

http://www.telkom.co.id/produk-layanan/korporat/informasi-produk-layana

Posted by: rateeh | December 18, 2007

E-bussiness ke-5

E-Business dan knowledge management

Knowledge Management (pengelolaan pengetahuan) adalah bagaimana manusia dapat mengumpulkan aset pengetahuan (knowledge asset) dan menggunakannya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Sementara menurut pakar internet Dr. Onno W. Purbo filosofi mendasar knowledge management adalah knowledge is power, share it and it will multiply. Melalui cara berpikir semacam ini diyakini bahwa Internet akan berperan besar dalam membuat masyarakat menjadi pintar. Hal inilah yang merupakan dasar bagi timbulnya masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society).

Upaya membuat masyarakat pintar (dalam hal ini masyarakat kampus STIE Perbanas) dilakukan melalui pertukaran pengetahuan yang mudah dan cepat yang pada gilirannya akan membuat pengetahuan terus berkembang. Pengelolaan pengetahuan dalam pengertian itu adalah upaya menyebarkan, mempercepat pertukaran dan memanfaatkan pengetahuan.

Dalam pengelolaan pengetahuan, dikenal istilah explicit knowledge yaitu hasil pengetahuan yang telah berwujud misalnya skripsi, tugas akhir, laporan penelitian, buku dan semacamnya, serta tacit knowledge berupa pengetahuan yang masih tersimpan dalam kepala pemiliknya. Internet merupakan platform yang amat menunjang pertukaran tacit knowledge, sedangkan manajemen explicit knowledge akan ditunjang oleh pengembangan digital library dengan konsekuensi bahwa proteksi pengetahuan seperti hak atas kekayaan intektual (HAKI), hak cipta dan paten menjadi tidak relevan dalam pertukaran informasi yang cepat.

Dengan adanya kemudahan berkomunikasi dengan menggunakan teknologi multimedia, teleconference/ video conference, memungkinkan adanya proses belajar mengajar jarak jauh melalui internet atau dikenal dengan istilah Cyber Education / Virtual University. Sehingga mahasiswa dapat kuliah dimana saja diseluruh penjuru dunia dan kapan saja karena jarak geografis dan waktu bukan merupakan kendala utama.

Melalui konsep di atas muncullah istilah cyber economic yang mengacu pada optimal combination of existance and dynamic of real and virtual economic yang menisbikan dimensi ruang dan waktu, sehingga akan memperbesar cakupan (coverage) dan memberikan kesempatan luas bagi berkembangnya peluang-peluang di bidang ekonomi yang selama ini tidak atau bahkan mustahil ditemukan di conventional economic.

http://www.stieperbanas.ac.id/pusatkajian/ebusiness/

Posted by: rateeh | December 18, 2007

Robotika ke-5

Fuzzy Logic Untuk Navigasi Robot

Seperti apa yang pernah diucapkan almarhum buyut :D :

“The only source of knowledge is experience”

Albert Einstein

Saya ingat bagaimana saya membuat robot pertama kali dengan pengetahuan nol dalam bidang robotika dan juga elektronik. Meskipun banyak buku, artikel dan tutorial yang membahas bagaimana membuat robot dari awal, rasanya hanya akan membuat bingung dengan segudang referensi tanpa mengotori tangan dengan solder dan coding. Akhirnya saya lupakan referensi dan mengingat sebagaian referensi yang masih menyangkut di otak. Ini saatnya memakai otak untuk sedikit berpikir dan berimajinasi. Jadi teringat pesan buyut :

“Any man who reads too much and uses his own brain too little falls into lazy habits of thinking.”

Albert Einsten.

Berhubung robot yang dibuat hanya sebatas tugas lab, maka saya tidak memprioritaskan untuk membuatnya istimewa. Cukup bekerja sesuai deskripsi yang diminta. Apabila saya mengingat robot itu, saya tertawa membayangkan baris program yang sangat sederhana sekali, tapi beberapa orang melihatnya cukup serius :D . Mungkin ini juga sering terjadi apabila Anda belajar bahasa pemrograman dan sebulan kemudian melihat program Hello World. Tadinya saya berniat menaruh skematik beserta program di tulisan ini, tapi filenya entah di mana.. :D . Robot yang saya buat ini adalah light seeking, hanya menggunakan 3 LDR. Kalau tidak salah ada koran yang memuatnya (he2.. narsis).

Robot kedua yang saya buat dibuat untuk mengikuti kontes robot line follower di kampus, kontes perdana.

Masih dengan pengetahuan yang sangat minim dan agak sotoy (karena menganggap enteng) dan masih acuh terhadap sistem kontrol, maka yang terbesit saat itu hanya teknik kontrol ON-OFF. Teknik kontrol seperti ini masih bisa di terapkan di arena tak bersimpang, namun arena yang digunakan banyak terdapat simpangan, sehingga dibutuhkan teknik kontrol

yang dapat mentolelir gain motor. Hal yang pertama di lakukan adalah melakukan pendataan kondisi sensor pada garis dan menentukan aksi terhadap kondisi tersebut. Pada robot tersebut digunakan 5 sensor dengan susunan sebagai berikut :

(4)___(3)_(2)_(1)___(0)

Angka tersebut menunjukkan urutan pin pada port mikrokontroller. Untuk nilai binary dengan 4 variabel (sensor) memliki kemunkinan nilai unik (kondisi sensor) sebanyak 2^4 = 16. Tidak semua kondisi digunakan. Adapun kondisi yang perlu diprioritaskan untuk mendapatkan aksi adalah :

—————————————————-

4 | 3 | 2 | 1 | 0 | Aksi

—————————————————-

x | 0 | 1 | 0 | x | Maju

x | 1 | 1 | 0 | x | Serong kiri

x | 1 | 0 | 0 | x | banting kiri

x | 0 | 1 | 1 | x | serong kanan

x | 0 | 0 | 1 | x | banting kanan

x |1 | 1 | 1 | x | Maju

——————————————————

1 menunjukkan sensor berada pada garis.

Pengaturan jarak antar sensor disini memungkinkan 2 atau 3 sensor mengenai garis. Dengan mengabaikan sensor paling kiri (4) dan kanan (0) dan menggunakan aksi sesuai tabel, robot saya dapat berjalan cukup smooth mengikuti garis lurus. Bila terdapat jalur berupa huruf L, sensor (0) dan (4) bisa membantu. Kontrol yang digunakan hanya proportional

saja, yaitu pemberian PWM motor. Apabila diinginkan pergerakan yang lebih smooth bisa menambah kontrol derivative. Mendapatkan nilai konstanta proportional yang tepat adalah melalui test berulang kali. Ini seperti melakukan mapping input sensor terhadap output PWM motor. Nilai input disini sangat sederhana jadi tidak perlu menggunakan fuzzy logic. Beberapa orang menyebutnya dengan table lookup. Oia ini video robotnya, cupu abis :

Sialnya nih robot dah di gondol oleh orang yang tidak tahu berterima kasih tidak bertanggung jawab, tidak menghargai karya orang lain, menipu dosen (dengan mengklaim robot saya sebagai robot buatannya). Dan parahnya dia adalah seorang wanita yang seharusnya menjadi pamong bagi mahasiswa/i di filkom (ketua BEF). Astagfirullah,

mudah-mudahan Allah ta’ala memaafkannya. Saya sendiri sudah mengikhlaskannya (mudah2an). Apabila ada yang tertarik ini source codenya. Saya bukan programmer sekelas Kel, jadi masih banyak menggunakan delay. Rutin utama yang perlu diperhatikan adalah rutin scan :scan:

mov a,p1

anl a,#0eh

jz cekKiKamov p2, #66h

mundur: ;serkan / serkir / maju, 0,6,c,e

mov B, A

movc A,@A+dptr

mov pwmKi, A

mov A, B

inc A

movc A,@A+dptr

mov pwmKa, A

ret

mundur_:mov p2, #3Ch

sjmp mundur

cekKiKa:jnb sKiLuar,_kanan

_kiri: mov pwmKi,#40h

mov pwmKa,#50h

mov p2, #36h

ret

_kanan: jnb sKaLuar,mundur_

mov pwmKi,#50h

mov pwmKa,#40h

mov p2, #6Ch

ret

Pemanggilan rutin scan secara otomatis akan memandu robot untuk mengikuti track putih tanpa mempedulikan simpangan. Pertama-tama kontroler akan membaca kondisi sensor saat itu nilai sensor akan menentukan alamat pengambilan data PWM motor. Penggunaan instruksi ‘anl a,#0eh’ akan membaca 3 sensor tengah (sesuai dengan susunan sensor yang saya jelaskan di atas). Instruksi ‘jz cekKiKa’ akan mengecek nilai accumulator, apabila ‘0′ maka sensor paling ujung (0 & 4) akan dicek. Jika ada salah satu dari sensor (0) atau (4) mengenai track putih (memberikan logik ‘1′) maka robot akan spin ke arah sensor bernilai ‘1′ tersebut. Ini berguna untuk track yang memiliki belokan berbentuk huruf L. Jika 3 sensor tengah memberikan nilai ‘0′ dan tidak ada sensor (0) dan (4) yang memberikan logik ‘1′ maka robot akan mundur. Ini kurang efektif, jika saya berpikir sekarang, untuk digunakan sebenarnya. Sayangnya, rutin ini hanya bisa diimplemetasikan pada jalur lurus. Ada paper menarik, Penggunaan Kombinasi Sensor Array Depan dan Belakang pada Robot Pengikut Garis (Kasus Robot Otomatis ASKAF-i), yang menggunakan tambahan sensor belakang dalam kombinasi sensor Array. Jika Anda menginginkan navigasi line tracking yang lebih robust, paper ini dapat dijadikan acuan. Jika jalur yang digunakan tidak lurus, terdapat jalur melengkung, ada baiknya melihat robot ini.

Robot yang saya kerjakan saat ini (sudah selesai seminggu yang lalu) menggunakan fuzzy logic untuk navigasinya, baik untuk wall following (mengikuti dinding) dan obstacle avoidance (menghindari dinding). Karena menggunakan sensor ultrasonic, data untuk satu sensor tidak lagi berupa biner. Biner dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi dapat di padankan sama halnya dengan tipe data boolean (true atau false). Engineer melihatnya sebagai level tegangan, apabila bekerja dengan komponen logika, yang mempresentasikan 0 atau 5 V. Tapi tidak absolut 0 atau 5 (tergantung spesifikasi komponen tersebut). Misal jika sebuah sensor memberi masukan 5 V, program melihatnya sebagai ‘1′ atau true, yang mengindikasikan sensor menangkap adanya objek yang berdekatan. Bila tidak objek yang menghalangi sensor dalam batas toleransinya, maka akan dihasilkan tegangan 0 V, dimana program merepresentasikan nya sebagai ‘0′ atau false. Secara sederhana program dapat di tulis seperti ini :

if (sensor==1) {

aksi(1); //aksi yang dilakukan sistem bila ada objek

} else {

aksi(0); //aksi yang dilakukan sistem bila tidak ada objek

}

Dalam teknik kontrol, ini termasuk kontrol ON-OFF. Bagaimana bila sistem yang kita inginkan dapat melakukan aksi yang berbeda untuk jarak yang sangat jauh, jarak jauh, sedang, cukup dekat dan dekat. Mungkin ini saatnya menggunakan Fuzzy logic. Teori fuzzy logic dipropose oleh seorang ahli matematika bernama Lotfi Zadeh pada tahun 1973. Sebelumnya Zadeh memperkenalkan teori fuzzy set pada tahun 1965.

http://gedex.web.id

Posted by: rateeh | February 2, 2009

MSDNAA, permudah pelajar

Saya akan mereview sedikit tentang seminar sehari bersama Microsoft yang berjudul “Web Technology” yang diadakan oleh Fakultas Teknik Informatika Bina Nusantara bekerja sama dengan Microsoft. Saya baru sempat mereview diwaktu-waktu ini karena, kebanyakan waktu yang digunakan untuk tugas-tugas sang dosen. Di era sekarang ini hampir 70% masyarakat Indonesia sudah mengenal internet, otomatis internet merupakan lahan atau wadah yang baik untuk dunia bisnis,pendidikan, instansi pemerintahan hingga objek berpolitisi. Kenapa demikian? karena terbukti bahwa 90% perusahaan-perusahaan yang bonafit di Internasional menggunakan platform windows untuk memacu kinerja perusahaan tersebut. Sedangkan produk dari microsoft yang sangat diandalkan adalah Office, OS windows XP, Vista dan Microsoft Visual Studio 2005/2008.

Perusahaan saat ini sudah membangun sistemnya dengan sistem berbasis digital, karena itu merupakan suatu cara yang sangat diandalkan dari sebuah perusahaan diera sekarang ini. Migrasi sistem ke arah digital tentu saja tidak cukup, perusahaan harus dapat mempunyai nilai dari segi efektif dan efisien. Julius Fenata sebagai Developer Evangelist at Microsoft Indonesia menyatakan bahwa “perusahaan yang mempunyai traffic kemajuan yang cepat, karena dapat memilih content cocok untuk perusahaan tersebut”. Maksudnya adalah Microsoft Visual Studio itu mempunyai suatu content yang bernama .Net (baca : dot net) yang dapat dijadikan alat perang, untuk seorang programming sebagai problem solving di perusahaan.

Oh ya, kamu tau kan website Facebook? itu merupakan salah satu situs social yang menggunakan .Net lebih tepat nya ASP.Net yang di kombine dengan AJAX, berbeda dengan aplikasi web yang menggunakan PHP atau contohnya Friendster. Coba buktikan aja, kalau Fs kita klak-klik itu dia merefresh satu halaman, tapi di facebook halaman yang kita klik langsung keluar tanpa merefresh satu halaman. Demo ASP.NET yang dilakukan oleh Om Wely, Fuady RH, dan Agus Suhanto terkesan sangat menarik, mereka medemokan bagaimana cara membuat program sederhana (insert-update-delete) yg terkoneksi dengan database dapat dibuat dengan hitungan 2 menit dengan menggunakan Microsoft Visual Studio 2008. Ini sangat mengagumkan bagi saya karena membuat program seperti itu tidak mudah, apalagi hanya dibutuhkan 2 menit untuk membuatnya. Wow…

Tapi bukan masalah cepat atau tidak cepatnya, bagaimana cara kita mempelajari program tersebut dengan mudah?

Nah ini dia!!! MSDNAA adalah jawabannya, Apasih MSDNAA? adalah suatu program yang diadakan microsoft yang bekerjasama dengan instansi pendidikan, untuk membagikan secara gratis penggunaan barang-barang Microsoft terutama didunia para mahasiswa. ini terbilang sangat-sangat membanggakan karena kita tidak perlu lagi membajak program yang mempunyai brand no.1 di perindustrian komputer. Adanya program ini juga dapat meningkatkan skill kita dalam memperdalam .NET serta jajarannya, yang nantinya dapat kita tumpahkan dalam persaingan hasil karya para pelajar didunia yang disebut dengan Imagine Cup.

Sudah kah kamu siap terjun di Imagine Cup??

Selamat menikmati MSDNAA,… dan bersharing ria lah di portal para developer .Net Indonesia.

Posted by: rateeh | January 28, 2009

core 2 duo == dual core ???

Dual Core merupakan nama dari teknologi dimana sebuah prosesor memiliki 2 inti di dalam satu chip. Sedangkan Core Duo merupakan merek dagang dari Intel untuk produknya yang menggunakan teknologi Dual Core. Kalo Core 2 Duo merupakan merek dagang intel juga untuk prosesor Dual Core Intel terbaru yang merupakan kelanjutan dari Core Duo

AMD kalo ga salah juga ngeluarin teknologi Dual Core, kalo ga salah dikasih nama X2(atau apa ya?). Soal Kerennya kabarnya Core 2 Duo yang jenis menengah dibanding dengan AMD Dual Core yang paling kenceng masih lebih bagus. Jadi.. beli aja Core 2 Duo, masih mahal sih.. tapi katanya emang bener2 kenceng

Core Duo maupun Dual Core itu sama, tapi beda.
Klo CPU-Z tertera seri E2xxx, brarti itu Core Duo.
Tapi klo secara fisik processor di cek tetep di tulis kode Dual Core E2160.
Klo Dual Core terdahulu kodenya D8xx atao D9xx. Itu baru murni Dual Core.
Semoga Info ini bisa membantu.

Setiap saya melihat website-website yang membahas teknologi terbaru, Google Android, sistem operasi mobile dari Google menjadi salah satu topik yang sering dibahas. Dan kebetulan juga saya adalah seorang developer Android sehingga sangat menarik bagi saya untuk terus mengikuti perkembangan sistem operasi mobile dari Google ini.

Beberapa waktu lalu saya cukup terkejut ketika membaca sebuah artikel dari business insider. Di artikel disebut digambarkan bahwa perkembangan mobile share Android cukup tinggi. Perlu dicatat, mobile share disini diukur dari survey pengguna sehingga lebih menggambarkan basis pelanggan.

Lihatlah statistik perkembangan mobile share dari 5 vendor raksasa mobile di bawah ini:

Mobile Share

Walaupun datanya diambil dengan menggunakan sample di Amerika, cukup menarik untuk dilihat bahwa Google Android dengan cepat menanjak persentasenya, bahkan mengalahkan Palm dan bersaing ketat dengan Microsoft Mobile. Jelas hal ini yang membuat orang-orang Microsoft menjadi kalang kabut menghadapi Google Android. Beberapa orang bahkan meramalkan kedepannya, hanya Research in Motion, Apple, dan Google yang berada di posisi 3 teratas.

Dengan eskpos yang tinggi dari media mengenai perkembangan Google Android tentu sangat membantu dalam menggaet minat para developer dan pengguna gadget mobile. Mungkin untuk di Indonesia saat ini tidaklah sepopuler di Amerika untuk Google Android, tapi dari tren gadget handphone yang beredar saat ini sangat jelas terlihat bahwa semakin banyak vendor-vendor handphone yang memasang sistem operasi Android di handset mereka. Contohnya saja seperti Samsung Galaxy Spica dan Sony Experia, bahkan kabarnya vendor handphone lokal juga akan banyak yang mengadaptasi sistem operasi Android ini.

Untuk para developer mobile, ini tentu merupakan pangsa pasar baru yang cukup menjanjikan untuk digeluti, ditambah pula setau saya belum banyak developer Android lokal di Indonesia. Dan lagi, Android terintegrasi penuh dengan teknologi Google sehingga developer dapat menggunakan teknologi seperti Google Maps, Google Search, Google Latitude, dan lain-lain dengan mudah. Jadi tunggu apa lagi, buka tabungan anda dan beli Android secepatnya dan lihat sendiri seberapa canggihnya sistem operasi dari Google ini.

source : http://www.teknojurnal.com/2010/05/05/perkembangan-super-cepat-sistem-operasi-mobile-google-android/

Posted by: rateeh | March 9, 2011

National Traffic Management Center (NTMC)

Melihat acara Coffee Break di Metro TV, setiap jam8 pagi, selalu ada bahasan tentang NTMC atau national Traffic Management System. Acara ini dibawakan oleh 2 Polwan cantik yang membuat orang tertarik untuk melihatnya. NTMC dikelola oleh Korp Lalu Lintas Polri. Tujuan utama NTMC adalah

  1. Quick Respons Time, Pelayanan Penegakan Hukum,
  2. Pengendali Lalu Lintas,
  3. Analisa dan Evaluasi Bidang Lalu lintas,
  4. Membantu meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

Untuk menunjang tujuan utama NTMC tersebut, maka diperlukan beberapa struktur yang dapat mendukung yaitu,

  1. GIS (Geografical Information System),
  2. GPS (Global Positioning System,
  3. CCTV,
  4. Internet Service (Website),
  5. SMS Center 9119,
  6. Identification Service (SIM,STNK, BPKB),
  7. Traffic Accident Service (Pelayanan informasi Lakalantas),
  8. Law Enforcement Service (Pelayanan Penegakan Hukum),
  9. Call Center (021) 500669

kantor pusat NTMC

NTMC ini dikendalikan oleh petugas operator baik melalui handy talky (HT), Telepon, Fax, SMS maupun E-mail. Dan masyarakat dapat mengakses NTMC melalui Official Web, Twitter, Facebook.

Belum semua program di NTMC berjalan secara maksimal. Namun berdasarkan evaluasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), jaringan CCTV pada National Traffic Management Control (NTMC) Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah berfungsi baik, khususnya saat digunakan untuk memantau dan mengatur lalu lintas sejak arus mudik hingga arus balik Lebaran 2010.

Seperti diketahui, closed circuit television (CCTV) merupakan salah satu bagian dari NTMC Polri, selain aplikasi-aplikasi lainnya seperti GIS, GPS, internet, SMS, STNK, BPKB, dan SIM. Saat ini, Telkom menyediakan jangkauan (bandwith) jaringan back-hauldx NTMC sebesar 100 mbps yang terpasang pada 43 CCTV di tempat-tempat strategis, mulai dari Bakauheni (Lampung) hingga Gilimanuk (Bali). Penggelaran CCTV NTMC tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. CCTV tahap I (aktif sejak 1 Juli 2010) meliputi 13 titik kamera, masing-masing dengan kecepatan 512 kbps yang ditempatkan di Pos-pol/Pospam Ciawi, Tanjakan Nagrek, Cileunyi, Sumantri, Sadang, Cikopo, Kanci, Simparig Lima, Gatur Surabaya, Bakauheni, Merak, Ketapang, dan Gilimanuk. Pada CCTV tahap II (aktif sejak 23 Agustus), Telkom melakukan pemutakhiran (upgrade) bandwidth menjadi 1.024 kbps dan menambah 1.024 kbps pada 30 lokasi baru, yakni di Ketapang, Gilimanuk, Mutiara Cikampek, Jomin, Simpang Gadog Bogor, Cisarua, Taman Safari, Pondok Cede Timur, dan Rindu Alam Cipanas.

Selain tersambung ke titik-titik kamera di Pos Polisi (Pospol)/Pos Pengamanan (Pospam), NTMC juga diakses oleh beberapa lokasi/ institusi, antara lain Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, untuk me-relay kamera yg dimiliki Kemenhub oleh NTMC. Selain itu juga Mabes Polri di Jl Trunojoyo Jakarta serta Pusdalsis (Pusat Komando PAM Lebaran) dengan bandwith 30 mbps yang digunakan untuk memantau lalu lintas melalui kamera CCTV di NTMC.

Hal yang sama diungkapkan anggota Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia. Menurutnya, kinerja NTMC Ditlantas Polri, khususnya saat memantau dan menyebarkan informasi kondisi lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2010, sangat baik.
“Laporan NTMC bermanfaat tidak hanya bagi pengguna jalan, namun juga bagi aparat dalam menyiapkan jalur-jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas/’ kata Yudi di Jakarta, baru-baru ini.

la mengatakan penggunaan fasilitas sosial media jaringan, seperti “twitter” dan “facebook” merupakan langkah cerdas, sehingga bisa memudahkan pengguna jalan mengakses informasi dan mencari tahu kondisi jalan yang akan mereka lalui, di samping peran media massa, khususnya stasiun radio dan TV, yang menyiarkan kondisi lalu lintas secara langsung dan “real time”. “Saya sangat mengapresiasi NTMC Ditlantas Polri dalam menyajikan informasi kondisi lalu lintas bagi publik,” katanya.

 

Referensi :

http://www.fakhrial-trafficinfo.com/2010/11/jembatan-teknologi-polri-masyarakat.html

http://202.59.168.245/page.php?id=4

Posted by: rateeh | October 22, 2009

Gaji Kuli IT

Posted by: rateeh | October 18, 2009

Modul pengolahan sinyal yang pertama

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

MODUL 1

Code Composer Studio Basic

1. Pendahuluan

DSP  adalah  mikroprosesor  untuk  aplikasi  khusus.  Arsitekturnya  dirancang  supaya  dapat mengolah persamaan matematis dengan cepat. Seperti halnya mikroprosesor, DSP juga dapat anda  program untuk  melakukan  suatu  pekerjaan.  Program tersebut  anda  tulis  menggunakan bahasa assembly untuk DSP yang digunakan. Bahasa assembly lagi? Tidak juga, beruntunglah karena  pada  praktikum  ini  DSP  yang  akan  anda  pakai  disertai  dengan  software  Code Composer Studio. Software ini mengijinkan anda untuk menuliskan program dalam bahasa-C. Code  Composer  Studio  atau  selanjutnya  kita  singkat  menjadi  CCS  saja,  merupakan  sebuah IDE (Integrated Development Environment) dimana dengan CCS ini anda dapat melakukan editing   program,   melakukan   kompilasi   program,   melakukan   debugging   dan   melakukan analisa  secara  real-time  sekaligus.  Mengapa  sekarang  banyak  perusahaan  mengijinkan  anda untuk  menulis  program  dalam  bahasa-C  untuk  mikroprosesornya?  Salah  satu  jawabannya adalah  untuk  memperpendek  waktu  disain.  Apakah  bahasa  assembly  tidak  penting?  Untuk program yang membutuhkan optimasi tinggi, bahasa assembly tetap menjadi pilihan terbaik.

2. Tujuan

Setelah menyelesaikan praktikum ini, yang anda peroleh adalah :

ƒ   dapat menjelaskan definisi DSP

ƒ   dapat  menjelaskan  perbedaan  antara  prosesor  DSP  dengan  prosesor  untuk  aplikasi umum

ƒ   dapat menjelaskan prosesor DSP secara umum, khususnya DSP TMS320C5402 baik arsitektur                   maupun  teknik  pemrogramannya  menggunakan  Code  Composer  Studio versi 2

ƒ   dapat  membuat  program  sederhana  untuk  mengakses  LED  yang  terdapat  pada  DSK

dengan menggunakan pemrograman bahasa-C

3. Gambaran Disain

Sekarang  anda  akan  berkenalan  lebih  dekat  dengan  CCS,  bagaimana  cara  membuat  project baru, melakukan editing, melakukan kompilasi, mendownload program kedalam board DSP dan  menjalankan  program  untuk  melihat  hasilnya.  Pada  praktikum  ini  anda  akan  mencoba untuk  membuat  program  untuk  meng-animasi  LED  yang  terdapat  pada  board  DSK  (DSP Starter  Kit),  tentu  saja  dengan  bahasa-C.  Jadi,  persiapkan  semaksimal  mungkin  bahasa-C anda.

hary@eepis-its.edu 1

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

4. Dasar Teori

(Baca teori tambahan mengenai DSP).

Pemrograman  DSP  menggunakan  bahasa  assembly  seperti  umumnya  mikroprosesor  dan mikrokontroler.   Software   development   untuk   DSP   yang   akan   digunakan   yaitu   Code Composer Studio 2 memiliki cross-compiler untuk menerjemahkan bahasa C menjadi bahasa assembly  untuk  DSP.  Supaya  lebih  mudah  pemrograman  board  DSP  ini  maka  digunakan bahasa C, sehingga diharapkan anda dapat mengikuti dengan mudah.

Gambar 1. Ilustrasi alur pemrograman DSP dengan Code Composer Studio

Referensi:

Tutorial Code Composer Studio 2.

hary@eepis-its.edu 2

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

5. Peralatan

  • 1 set PC yang dilengkapi dengan software Code Composer Studio.
  • 1 set DSK TMS320C5402

6. Prosedur Praktikum

Anda  diharapkan  mengikuti  langkah-langkah  prosedur  praktikum  dan  apabila  ada  kesulitan harap bertanya kepada asisten praktikum.

Praktikum ini tidak menggunakan

,

function generator dan oscilloscope

1.   Menyiapkan peralatan :

a.   PC dalam keadaan mati.

b.   Hubungkan DSK ke PC menggunakan kabel paralel port yang tersedia.

c.   Hubungkan output adaptor ke input power DSK.

d.   Hubungkan kabel power adaptor, nyalakan adaptor. e.   Nyalakan PC.

2.   Jalankan  aplikasi  Code  Composer  Studio  (CCS),  program  ini  akan  mendeteksi  adanya DSK yang terpasang. Bila tidak terdapat peringatan dari program berarti DSK telah siap, bila terdapat peringatan dari program, tanyakan kepada asisten.

Gambar 2. Tampilan awal Code Composer Studio versi 2

Gambar 3. Tampilan kesalahan bila

target board DSK tidak terpasang dengan benar

hary@eepis-its.edu 3

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

3.   Dengan    menggunakan    Windows    Explorer,    buatlah    folder    baru    pada    direktori

D:\prak_pengolahansinyal dengan  kelas  Anda  diikuti  dengan  subfolder  nama  Anda. Perhatikan  penulisan  folder  yang  Anda  buat.  Kemudian  salinlah  direktori  blink pada C:\ti\examples\dsk5402\dsp\blink kedalam     direktori     D:\prak_pengolahansinyal\ kelas\nama\.  Hal  ini  dimaksudkan  untuk  mempermudah  mengembalikan  isi  project seperti dalam keadaan semula apabila terjadi kesalahan yang fatal.

Perhatikan untuk membuat

folder ..\kelas\nama jangan menggunakan karakter aneh

copy direktori blink

Gambar 4. Salin direktori blink kedalam direktori myproject

4.   Pada Code Composer Studio,

Š pilih Project Æ Open,

Š browse pada direkori D:\prak_pengolahansinyal\kelas\nama\blink.

Š klik  dua  kali  pada  file  blink.pjt,  maka  akan  muncul  pesan  kesalahan  bahwa  file drv5402.lib tidak ditemukan,

Š klik  browse,  file  drv5402.lib  terletak  pada  direktori c:\ti\c5400\dsk5402\lib  kemudian klik OK.

Š pesan  kesalahan  kedua  akan  muncul,  cari  kembali  file  dsk5402.lib  pada  direktori c:\ti\c5400\dsk5402\lib kemudian klik OK.

Hal ini terjadi karena lokasi project berpindah tempat.

Gambar 5. Duplikasi project menyebabkan lokasi file penunjang yang diperlukan tidak ditemukan

hary@eepis-its.edu 4

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

5.   Pilih  Project Æ  Rebuild  All (atau  dengan  menekan  ikon         ).  Maka  CCS  akan  me-

rekompilasi, meng-assembler dan melakukan relink semua file pada project. Pesan pada proses ini akan ditampilkan pada bagian bawah window.

Gambar 6. Proses kompilasi yang gagal

6.   Pada window ‘build’ dibagian bawah, scroll ke atas untuk melihat kesalahan yang terjadi.

Gambar 7. Pesan kesalahan

Kesalahan  ini  terjadi  akibat  duplikasi  project,  klik  2  kali  tulisan  “blink.c,  line  1:  fatal error:  …”  yang  berwarna  merah,  maka  kursor  akan  secara  otomatis  berapa  pada  baris pertama dari file blink.c.

Pilih   Project Æ   Build   Option,   pada   tab   Compiler,   pilih   preprocessor dibagian Category.  Pada  kolom  Include  Search  Path ketikkan  c:\ti\c5400\dsk5402\include,  klik tombol OK.

Gambar 8. Letak file include setelah dibenarkan

hary@eepis-its.edu 5

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

Kemudian rebuild kembali dengan memilih Project Æ Rebuild All.

Gambar 9.  Kompilasi project berhasil dilakukan

7.   Setelah  kompilasi  selesai  dan  tidak  ada  error,  pilih  File Æ  Load  Program,  pilih  file blink.out. Maka CCS akan me-load program pada target DSP dan membuka window dis- assembly yang memperlihatkan instruksi program dalam bahasa assembler.

8.   Pilih Debug Æ Go Main

9.   Pilih Debug Æ Run (atau dengan menekan F5 atau klik ikon ), perhatikan apa yang terjadi pada LED yang berada di board DSK.

10. Untuk menghentikan eksekusi pada target, pilih Debug Æ Halt (atau menekan Shift+F5

atau klik tombol halt).

11. Klik  dua  kali  blink.pjt  pada  project  view,  kemudian  klik  tanda  [+]  plus  pada  include, library dan source untuk melihat lebih dalam seperti ditunjukkan pada gambar 10.

Project

View

Gambar 10. Listing program file blink.c

12. Klik dua kali pada blink.c yang merupakan program utama, karena pada file ini terdapat sub rutin utama ( void main() ).

hary@eepis-its.edu 6

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

Listing blink.c sebagai berikut:

#include <board.h>

void delay(int period);

/* MAIN **************/

void main()

{     brd_init(100);

/* blink all 3 DSK leds forever */

while (1)

{

brd_led_toggle(BRD_LED0);

/* brd_delay_msec(1000); */

delay(1000);

brd_led_toggle(BRD_LED1);

/* brd_delay_msec(1000); */

delay(1000);

brd_led_toggle(BRD_LED2);

/* brd_delay_msec(1000); */

delay(1000);

}

}

void delay(int period)

{   int i, j;

for(i=0; i<period; i++)

{  for(j=0; j<period>>1; j++);    }

}

Penjelasan program

Sub rutin yang telah tersedia dan dapat dipakai pada aplikasi ini adalah:

a.    brd_init(freq),  digunakan  untuk  menginisialisasi  target  DSK  dengan  frekuensi  kerja sebesar freq MHz. Nilai yang diijinkan adalah kelipatan 10, dengan nilai terendah 20 dan nilai tertinggi 100.

b.    brd_led_enable(led), digunakan untuk menyalakan LED.

c.    brd_led_disable(led), digunakan untuk mematikan LED.

d.    brd_led_toggle(led),  menggunakan  rutin  ini  akan  berakibat  mengubah  kondisi  LED

sebelumnya.

Nilai led adalah BRD_LED0, BRD_LED1, dan BRD_LED2.

e.    brd_delay_msec(msec),  digunakan  untuk  memberikan  delay  dalam  hitungan  mili detik.  Nilai  maksimum  yang  diijinkan  adalah  6553  (memberikan  delay  sekitar  6.5 detik). Delay juga dapat dibangun menggunakan rutin sendiri seperti pada rutin void delay() didalam file blink.c tersebut.

13. Kerjakan tugas sebagai laporan sementara.

hary@eepis-its.edu 7

Praktikum Pengolahan Sinyal – Code Composer Studio Basic                                                                                                        Modul 1

7. Tugas

Cobalah untuk memodifikasi program blink.c agar dihasilkan animasi LED berikut:

LED yang menyala hanya sebuah dan bergerak dari kanan ke kiri kemudian dari kiri ke kanan secara terus menerus.

8. Analisa

(Gunakan bagian analisa ini untuk laporan resmi)

1.   Ceritakanlah   kembali    dengan   singkat   cara    men-develop program   pada   DSP TMS320C5402.

2.   Buatlah diagram alir (flowchart) dari program blink.c tersebut.

3.   Jelaskan fungsi dari subrutin Delay berikut, bagaimana cara kerjanya?

void delay(int period)

{   int i, j;

for(i=0; i<period; i++)

{  for(j=0; j<period>>1; j++);    }

}

9. Pertanyaan pendahuluan

1.   Jelaskan secara singkat perbedaan DSP dengan mikroprosesor general purpose.

2.   Apakah yang dikerjakan oleh cuplikan program berikut?

while (1)

{

}

10. Tambahan

Berikan saran atau komentar guna pengembangan lebih lanjut praktikum ini.

Materi ini dapat digunakan, dikutip, dan disebarluaskan

untuk pendidikan. Cukup cantumkan sumber asli. Semoga menjadi barokah.

hary@eepis-its.edu 8

Posted by: rateeh | October 18, 2009

Bingung judul tugas akhir

Sudah semester 5…waktunya memikirkan judul TA. Yang aku bingungkan antara ide-ide di kepala dengan yang aku bisa [ :p ]. ide memang banyak… salah satunya “Sistem pakar perekrutan dan penempatan kerja” tapi inputan data karakter calon pegawai berdasar interview, wajah, sidik jari, garis tangan, tulisan tangan, tanda tangan….

hoho… i’ts so complicate. Pusing aku >.<   . tapi kalo cuma yang diambil yang wajah+interview aja, aku masih penasaran yang lain. kalo pengen ngerjain yang laen, apa aku ilangin aja yang “Perekrutan” jadi cuma baca karakter manusia aja???

bingung caaaak!!!!

pengennya di bantuin ma anak Psiko gitu [tapi siapa???]

kalo ada yang butuh judul-judul TA, aku punya buuuuanyak. Itu pula yang membuatku semakin bingung..

adakah yang bisa memberikan aku pencerahan?? [dosen Bi lagi jalan-jalan 2 bulan ni]

ya Allah…berikanlah petunjuk

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.